WUJUDKAN TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI; BEM FIS MENGABDI
Melalui Departemen Advokasi dan Pelayanan Publik, BEM FIS UNY menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat, kegiatan ini direncanakan berlangsung dalam tiga tahap. Dalam kegiatan ini turut berpartisipasi beberapa relawan dari mahasiswa FIS UNY.
Kegiatan pengabdian masyarakat tahap pertama Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (BEM FIS) UNY dilaksanakan di Dusun Plempoh, Desa Bokoharjo, Sleman-Yogyakarta. “ Kami memilih Dusun Plempoh sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini karena di dusun ini ada laboratorium Pendidikan IPS UNY, kami ingin memberdayakan laboratorium ini agar masyarakat sekitar lebih merasakan manfaat laboratorium ini,” ungkap Rizal Bayu Rasyidi Lubis, ketua panitia pengabdian mayarakat BEM FIS.
Sabtu (26/5), Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Prof. Dr. Adjat Sudrajat, M. Ag didampingi Wakil Dekan III, Terry Irenewati, M. Hum., tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan masyarakat Dusun Plempoh. “Kami menitipkan anak-anak kami untuk belajar dan lebih mendekatkan diri dengan masyarakat”, ungkap Adjat Sudrajat, dalam sambutannya.
Kegiatan
tersebut berlangsung selama dua hari (26-27/5) dan diisi dengan
kegiatan-kegiatan seperti, Lomba-lomba pembentuk karakter dasar
anak-anak Dusun Plempoh, pemutaran film, diskusi bersama pemuda Dusun
Plempoh, kerja bakti, dan penyuluhan budidaya jamur bagi masyarakat
Dusun Plempoh.
“Kami mengadakan penyuluhan budidaya jamur karena kami melihat potensi ekonomi yang sangat besar dari budidaya jamur, ini dapat mengangkat perekonomian masyarkat Dusun Plempoh, inilah bentuk pengabdian nyata kami pada masyarakat,” ujar Agus Swasono, Kepala Departemen Advokasi Dan Pelayanan Publik BEM FIS UNY.
Kegiatan yang terlaksana selama dua hari mendapat apresiasi dari masyarakat Dusun Plempoh. Danang, tokoh pemuda Dusun Plempoh mengatakan sangat berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini, “utamanya kegiatan budidaya jamur, penyuluhannya sangat bagus, kami diperkenalkan pada petani jamur yang telah berhasil dan itu merupakan jaringan yang baik bagi kami untuk mengembangkan budidaya jamur ini,” ujar Danag.
Serangkaian kegiatan yang terlaksana merupakan tekad BEM FIS UNY untuk menyeimbangkan ketiga Tri dharma perguruan tinggi, karena status mahasiswa sebagai kaum akademisi tidak dapat dipisahkan dari Tri dharma perguruan tinggi. adapun Tri Dharma Perguruan Tinggi meliputi Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan serta Pengabdian pada Masyarakat.
Seiring
berjalannya waktu, mahasiswa mulai melupakan tanggung jawabnya untuk
mengembangkan ketiga hal tersebut secara berimbang. Kebijakan-kebijakan
akademik perguruan tinggi lebih berorientasi pada pendidikan dan
penelitian, sedangkan pengembangan serta pengabdian pada masyarakat
terabaikan. Hal ini dibuktikan dengan minimnya kegiatan-kegiatan dunia
kampus yang bersentuhan langsung dengan lingkungan masyarakat.[Enal]